Wajar jika seseorang merasa jengkel dengan situasi yang tidak dikehendakinya. Orang paling sabar bisa saja marah dan kuharap aku tak perlu melihat kemarahannya. Orang yang humoris pada akhirnya akan sampai kepada titik kemanusiaannya, di mana ia bisa meluapkan kekesalannya. Kira-kira itu yang terjadi kepadaku sekarang. Aku juga manusia biasa dan saat ini aku sedang berada di titik kemanusiaanku untuk marah. Namun, aku juga bukan orang yang paling sabar dan humoris. Aku biasa-biasa saja. Kemarin dan hari ini yang ingin kulakukan adalah menghindari segala kontak sosial dengan siapapun, untuk sejujurnya. Aku butuh waktuku sendiri. Liburan kali ini aku belum mendapatkan me time yang nyaman karena ketika aku sedang melakukannya, semua menyuruhku ngumpul dengan orang lain dan bersenang-senang dengan mereka. Padahal aku sedang ingin sendiri. Sedikit perbedaan ketika di sekolah, aku mendapatkan me time yang amat nyaman. Semua orang sepertinya mengerti. Namun, nanti pastinya aku ak...