Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

My 2013

Apa kabar?  Hey, aku baik-baik saja. Aku akan ke kelas XII dan kuharap SMA segera berakhir. Cepat-cepatlah lulus, hanya hal itu yang ada di pikiranku. Lulus dan segera belajar apa yang aku suka. Aku sudah muak belajar hal-hal yang terpaksa kupelajari karena salah masuk jurusan. Benar, aku iri pada saudaraku yang masuk jurusan yang aku harus setengah mati memohon ijin pada orangtuaku.  Namun, aku tidak menyesal. Sebab apa jadinya jika aku pergi ke sekolah lain dan belajar di jurusan yang aku perjuangkan setengah mati? Aku mungkin tidak akan pernah bertemu denganmu. Konyol ya? Aku serius! Jika aku tidak pernah memberanikan diri untuk belajar di luar kota dan bertemu orang-orang baru, maka aku tidak akan pernah menemukanmu. Radarku tidak akan pernah mendeteksimu dalam hidupku. Tahu tidak, andai aku punya mesin waktu seperti kepunyaan Doraemon, aku ingin melompat ke bulan Juli 2013. Kenangan pertamaku denganmu. Ya, itu pertama kalinya kita kenalan. Lucu ya karena di s...

I'm Afraid That...

Aku tidak akan lagi memulai percakapan seperti biasa. Aku tidak akan memulai bertanya duluan. Tidak akan pernah lagi.   Aku tidak akan lagi mencoba membuatmu flashback seperti dulu.   Aku hanya akan melakukan semua sebisaku secara diam-diam.   Karena aku takut kamu tahu bahwa...aku merindukanmu selama ini.         Mitarashu Hana

Miss My Old School

Dulu sekolahku menyenangkan. Aku suka lama-lamaan di sana. Bikin betah, itu alasannya. Semua murid punya motivasi sendiri buat berprestasi. Semua guru memotivasi kami. Guru yang baru masuk akan sadar perbedaannya sekolahku dengan sekolah yang lain, di sini guru dan murid hubungannya dekat sekali. Kantor guru seakan terbuka untuk kami masuki. Pernah lihat meme tentang betapa horornya masuk kantor guru di sekolah negeri? Ah, itu tidak berlaku di sekolahku. Sama sekali tidak.   Bahkan kantor kepala sekolah juga bukan hal horor buat kami. Ah, biasa saja. Kepala sekolah kami baik. Logat betawinya kental sekali, setiap hari membersamai kami diselingi candaan-candaan kala menasihati kami.   Tidak ada diskriminasi. Baik yang reguler dan beasiswa, semua sama saja. Hal terpenting bagi kami adalah bagaimana caranya nama sekolah bisa dikenal banyak orang sehingga semakin banyak anak yang mau belajar di sini.   Namun itu dulu.   Hari ini ketika aku kembali ke sek...

Comfortable Zone Exile

Tulisan ini kudedikasikan untuk seseorang yang paling kuhormati, sama seperti aku menghormati kedua orangtuaku sendiri. Orang yang membuatku belajar untuk keluar dari apa yang biasa kulakukan dan dilakukan orang-orang dan belajar untuk melawan arus. Orang yang membuatku belajar untuk keluar dari zona nyamanku dan jika semua orang melihatku sekarang, aku akan berkata ini semua berkat beliau.   Beliau bukan siapa-siapa. Dulunya adalah guru yang paling aku benci. Aku tidur di pelajarannya dan aku menyepelekannya. Namun siapa sangka kami menjadi akrab dan menjadi partner guru-murid terbaik versiku? Entah, aku tak tahu mengapa.   Hari itu aku bingung untuk memutuskan mana yang terbaik, apakah debat atau pidato. Aku suka pidato dan menguasai panggung, tapi banyak orang menyarankanku untuk mencoba debat. Beliau setuju dengan saran orang-orang itu. Hari itu jadilah aku mencoba hal yang baru, suatu hal yang belum pernah aku jamah bahkan anti dengannya.   Debaters yan...

A Precious Treasure

Kalau ada seseorang dalam hidupmu yang kebaikannya sulit dilupakan, aku punya. Satu orang. Aku sulit melupakan kebaikannya sampai sekarang dan selalu ingin tahu apa alasannya berbuat baik kepada orang sepertiku.   Dulu aku berpikir nanti ketika dia nggak ada di duniaku ini, dia akan cepat melupakanku seperti layaknya teman-teman lamaku. Melupakan teman yang lama, berpindah ke dunia yang baru, bertemu manusia-manusia baru, dan berkawan dengan mereka. Silih berganti.   Namun dia belum melupakanku sama sekali...   Kami saling berbagi cerita dan impian, entah kenapa jika aku hanya duduk berdua dengannya aku bisa ngobrol sampai berbusa-busa dan lupa waktu. Ada banyak hal yang bisa jadi obrolan ketika aku duduk dengannya. Mulai dari hal sepele sampai hal menjengkelkan.   Sebenarnya aku bertanya-tanya kenapa ya dia begitu baik, terutama kepadaku? Kenapa ketika aku bertanya pendapatnya tentangku dia menjawab bahwa aku best friend ever? Serius deh, memang ap...

My Inspiration

Hari ini aku membayangkan jika saja di sekolah aku mendapat tugas disuruh menulis siapa yang menjadi inspirasiku dalam hidup ini. Sebenarnya banyak orang yang sudah memberiku inspirasi atau sejenis itu, tapi jika dihitung dari lamanya aku bersekolah mungkin aku akan memilih Naruto sebagai inspirasiku.   Hey, is it for children?   Kadang aku masih suka tertawa jika ada orang bilang Naruto itu buat anak kecil saja. Well, aku sama sekali ga setuju. Banyak orang yang menyukai Naruto dari berbagai lapis usia, buktinya mamaku saja suka dan kami nonton Naruto di televisi sama-sama. Yah, meski Mama masih bertanya kepadaku siapa karakternya, baik atau jahat, dsb. berhubung aku sudah membaca komiknya sampai tamat.   Pertama kali aku menyukai Naruto adalah ketika kelas 4 SD. Sebelumnya ketika adik dan sepupuku nonton bareng, aku sering kali bertanya, "Memang apa bagusnya melihat orang lompat-lompat dari satu pohon ke pohon yang lain?"   Dan sekarang aku mengert...

Beri Aku Pilihan

Ketika aku sedang membuka mesin pencari kemarin, nama sahabatku ada di entri pencarian yang kucari. Dia menanyakan beasiswa untuk jalur komunikasi. Kupikir itu cocok untuknya, mengingat dia begitu cerewet. Namun ini benar-benar menunjukkan padaku bahwa dia siap. Dia punya motivasi ke sana.   And how about me? Apa yang membuatku tertarik menjadi duta besar? Apa yang akhirnya membuatku tertarik masuk ke hubungan internasional?   Memoriku terbawa kembali ketika aku dan dia sedang ngobrol bersama saat makan siang selepas lomba public speaking. Nasihat-nasihatnya kepadaku. Terkadang jika aku memikirkan motivasiku untuk masuk hubungan internasional, mungkin nasihatnya adalah satu dari sejuta alasan.   Plus, aku ingin melihat seperti apa dunia ini sebenarnya. Apakah dunia ini persis seperti yang kulihat dari televisi dan internet?   Plus, aku ingin melakukan misi rahasiaku...   Aku merindukan sahabatku itu. Terkadang aku berpikir akan lebih baik ji...