Aku sengaja meluangkan waktuku hari ini untuk mengungkapkan betapa aku sangat berterima kasih padamu. Benar-benar terima kasih yang bahkan aku tidak tahu harus mengungkapkannya. Kita berkenalan saat aku bukan siapa-siapa. Saat aku hanya seorang cewek yang suka rusuh sana-sini dan bikin ulah. Ketika aku baru merayap sejengkal demi sejengkal, kamu mengajariku bermimpi, mengejar mimpi, dan meyakini mimpi. Sungguh sebuah pelajaran yang berarti. Kamu ada di mana saja ketika aku membutuhkan seorang yang bisa kuajak bicara dan mengerti watakku yang dulunya keras. Kamu melihatku tertawa, tersenyum, dan menangis. Kamu menyemangatiku saat aku sudah putus asa dan belum bisa menerima kekalahan. Kamu membelaku ketika hampir semuanya berpaling dariku. Aku bahkan tidak bisa mengerti mengapa kamu tetap membelaku dan menasihatiku, padahal aku sudah di- bully dan benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa. Aku benar-benar berterima kasih untuk semua itu. Aku benar-benar mengapres...