I nearly lost my words to tell you a story about this incredible man. I am always thankful that God made me faith to meet him: my teacher, my master, my role model, and for me, even my father. Akhir-akhir ini ketika aku kembali melihat ke belakang, rasa terima kasih itu selalu bertambah setiap harinya. Beliau benar-benar mempersiapkanku dengan baik untuk terjun dalam kehidupan yang sebenarnya di kampus. Well, rasanya masih seperti kemarin ketika beliau cerita ini dan itu tentang kampus, rumitnya hubungan interpersonal di sana, parahnya persaingan di dalam, dan lainnya. Ketika Tuhan menakdirkanku berhasil melaluinya, setelah bersyukur kepada-Nya, dalam hati aku selalu ingat seseorang pernah menceritakan hal itu sebelumnya dan aku berterima kasih sekali. "Sebenarnya sih, kamu nggak usah SMA," kata beliau suatu hari di kantor guru. "Langsung kuliah aja, ngapain buang-buang waktu di SMA?". "Hah? Langsung kuliah? Kok bisa?" tanyaku heran. ...