Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

K.A.M.U.

(Tulisan ini, kali ini mungkin sampah banget karena aku sendiri menganggap topiknya adalah sesuatu yang paling nggak penting dalam hidup. Tentang hati. Tentang perasaan. Tentang aku suka sama seseorang. Namun, tetap aja nggak tahu kenapa sekali ini aku pingin cerita. Semuanya) Adalah suatu kehormatan bisa mengenalmu. Aku senang sekali. Sosokmu adalah yang benar-benar bisa dibilang berbeda, lebih baik, dan lebih menjanjikan di masa depan kelak.  Kamu adalah sisipan topik yang paling sering dibicarakan. Namun, di lain sisi, kamu adalah topik paling tidak penting. Paling menyebalkan. Aku nggak suka pikiranku tiba-tiba teralih hanya untuk menebak-nebak apa yang sedang kamu lakukan, bagaimana keadaanmu, dan lain sebagainya. Layaknya orang normal yang jatuh cinta. Bah, itu menyebalkan. Kita sama-sama sudah besar, pikirkan urusan masing-masing, begitu galakku terhadap bayangan tentangmu. Aku bangga karena bisa berada di sekitarmu. Di lingkaranmu. Namun, di satu sisi aku juga ...

Holiday Time!

Waktunya berlibur! Yah, ga bisa dibilang benar-benar berlibur. Aku seharian di rumah. Tidak banyak yang kulakukan. Paling beres-beres kamar yang sudah terbengkalai satu semester (dan kuusahakan selama liburan kamarku kinclong), lalu belajar bahasa Jepang. Aku sudah bisa menulis dengan hiragana, itu kabar baiknya. Aku kangen teman-teman, hah, apalagi ini liburan yang amat panjang. Aku akan luang sampai dengan bulan Februari. Liburan yang panjang, bukan? Eh, tapi nggak seasyik itu. Aku malah nggak terlalu suka libur lama-lama.  Kurasa akan menyenangkan kalau ada yang mengajakku jalan, sih. Haha. Aku bosan terus-terusan di rumah. Meski, kuakui saja, seharusnya ini waktuku menyenangkan diriku sendiri. Semester dua kelak kegiatanku sudah padat. Aku resmi jadi staf HRD di FKMM dan fungsionaris DKA di HMHI. Ini akan memakan banyak waktu luangku. Hm. Sincerely yours, Anissa Antania Hanjani

Saat Galau

Tahu nggak suramnya hari Minggu ini? Hoo...kalau pingin tahu nih, suramnya hari Minggu ini tuh ya, udah di luar hujan, perasaanku campur aduk, dan akhirnya berujung galau. Iya, hari ini aku galau sumpah! But, maaf-maaf aja, aku nggak lagi galau mikirin seseorang. Aku kayaknya pernah cerita dulu kalau percintaan adalah sesuatu yang tidak penting bagiku sekarang.  Terus? Aku terduduk galau di depan laptopku, menatap formulir pendaftaran staf ahli senat yang besok harusnya sudah dikumpulkan. Ugh! Ini memusingkan. Ada sebagian kecil dari diriku yang meragukan apakah kelak aku bisa. Sebagian lainnya campur aduk. Terutama ketika menatap beberapa bagian formulirnya. Motivasi menjadi staf SM FISIP Undip 2017. Allahuma Ya Rabb. Ini diisi apa? Bukan berarti aku mendaftar tanpa motivasi atau bahkan ikut-ikutan. Tidak. Itu bukan aku. Aku hanya bingung bagaimana meyakinkan orang lain bahwa aku mampu meski pernah gagal. Bahwa ketika terpilih kelak, aku akan memperbaiki kualitas di...

Boomerang!

"Nis, dulu kamu kan IPA. Kok langsung bisa menyesuaikan di IPS?" Pertanyaan di atas cukup mainstream ditanyakan sekitar seminggu ini. Hm. I wonder why. Mukaku sama sekali tidak mencerminkan adanya kandungan rumus fisika atau apapun itu. Haha.  Banyak yang belum tahu lebih tepatnya, tetapi jujur saja aku sering tertawa dapat pertanyaan ini. Mengapa? Karena, berarti aku masih ada bekas guratan menghadapi soal-soal IPA di seluruh wajahku! Haha. Padahal aku nggak ada pantes-pantesnya di sana. Teman-temanku di SMA malah bilang aku adalah anak IPS yang nyasar di IPA. Sebenarnya, ada yang lebih menggelikan lagi ketimbang pertanyaan itu. Ada. Apakah itu? Hm, kenyataan bahwa sekarang aku kuliah di FISIP dan kegiatanku akhir-akhir ini adalah sesuatu yang menggelikan. Jadi, begini ceritanya. Percaya atau tidak, aku dulunya juga orang awam meski suka banget sama IPS. Aku benci politik. Setiap kali nonton ada politikus di DPR yang ricuh-ricuh gitu, aku selalu menatap ...