Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Tertawa, Benar-Benar Tertawa

Wednesday, July 30th 2014 Malam yang tenang ketika aku menghabiskan hari dengan bosan dan tiba-tiba aja sahabat kita menelepon. Hey, kebetulan! Aku nyaris mati dalam bosan. Dan malam itu aku tertawa. Benar-benar tertawa lepas. Setelah entah berapa lama aku tidak merasakan tertawa selepas itu ketika bersama seorang teman. Tahu tidak, Sahabatku? Malam itu kau membuatku merasa tenang. Kurasa kehilangan Mr. Simple bisa kulalui karena kau berada di sisiku. Aku tahu aku bisa mengatasi kesedihanku. Aku tahu pasti aku bisa tertawa lagi. Tertawa yang lepas. Tertawa gembira bersama dirimu dan bayangan Mr. Simple di antara kita. Aku bahagia malam ini...karenamu... Selamat malam, untuk sahabatku dan sahabat Mr. Simple. Aku tahu terkadang episode hidup semacam ini sering sekali terjadi. Namun asalkan aku tetap mencintainya, aku tetap bisa bertahan. Kita tetap tiga serangkai. Aku, kamu, dan Mr. Simple.  Mitarashi Hana

Sorry Sorry Answer (Maaf, Aku Jatuh Hati Padamu)

Sorry baby, sorry baby For only loving you Sorry, I'm really sorry Shawty baby, shawty baby I'm sorry for looking you only I guess I really can't do nothing about it Maafkan aku, maafkan aku Karena aku hanya jatuh hati padamu Maafkan aku, maafkan aku Karena aku hanya melihatmu saja Kurasa aku tidak bisa melakukan apa-apa... (Terima kasih untuk yang menyanyikan lagu ini, sudah menyinggung sensitivitasku, karena aku hanya menatap satu orang saja) Mitarashi Hana

Seseorang yang Kupanggil, "Kakak."

H: "Brotha, have you already home?" B: "I've gone home. I miss you, my little sister. Now, I'm at the mosque with my friends." H: "I miss you too, Brotha. Really?" Sedikit hiburan. Kakakku sepertinya sudah pulang kampung. Senang mendengarnya. Kuharap dia baik-baik saja. Berjanjilah pada adik perempuanmu ini, Kak! Ada banyak orang yang menganggapku istimewa selama di SMA (hei, bukan bermaksud tinggi hati ya). Ada beberapa orang yang menganggapku putri mereka, jadi aku punya orang tua angkat banyak sekali. Beberapa orang juga menganggapku adik perempuan mereka, tak heran kakakku banyak. Rasanya seperti ini ya jadi adik? Ada seorang kakak laki-laki yang menurutku sangat istimewa. Dia keren. Aku mengenalnya saat ikut perkemahan bahasa Inggris yang diadakan SMA sebulan lalu. Kakakku ini ditaksir oleh teman-teman perempuanku. Yah, maklum saja selisih umur hanya berjarak empat tahun. Sayangnya, kakakku ini hanya dekat denganku saja....

Alasan dalam Alasan (Fake Smile)

Thursday, July 24th 2014 Sometimes if you see me and think that I'm okay, it gonna be true and false. Between this two choices. But it always false. Aku menghela napas sejenak dan berpikir mengapa semuanya harus seperti ini. Terkadang aku berpikir juga mengapa aku dilahirkan begini. Namun aku tidak pernah menyesalinya ketika guru favoritku selalu berkata, "Kamu unik.". Selalu begitu. Aku hanyalah bagian terkecil di antara jutaan manusia di seluruh bumi. Ketika aku melihat diriku dari tengah-tengah sebuah rombongan, akulah yang akan terlihat paling aneh. Padahal jika sedang bersamamu, aku tidak merasa aneh sendirian. Kau sama anehnya. Kita menjadi manusia teraneh berdua. Hihi...bukankah lucu? Well, but I wanna know how strange you are instead of me. Kita berdua sama atau mungkin aku yang paling parah dalam masalah perasaan. Ketika tidak ada orang yang mengenal kita hanya sekedar cover saja, kita akan menunjukkan diri kita yang sebenarnya. Terkadang sen...

Melupakan Perlahan-Lahan

Thursday, July 24th 2014 A hurt in my heart disappear slowly, a new light and hope come... Memang sulit akhirnya untuk bisa berkata, "Aku bebas," dan menghirup udara segar. Kuakui sulit sekali. Akhirnya aku menemukan alasan mengapa aku harus melakukan dua hal di kalimat pertama. Alasan yang tepat, meski menohokku dengan janji-janji yang dulu kuucapkan padanya sebelum pergi. Bukankah aku berjanji untuk menjadi yang terbaik setelah kepergianmu? Aku percaya kepergianmu tidak seharusnya membuatku berubah. Kamu toh juga tidak menginginkan hal itu. Kamu juga ingin agar aku tetap menjadi diriku yang kau kenal selama setahun, iya kan? Meski aku enggan sebenarnya mengiyakan kenyataan bahwa kau telah pergi, akhirnya aku melakukannya. Aku percaya kau tidak ingin melihatku terus bersedih. Bukankah kamu tidak suka melihatku menangis? Aku juga tidak mau cengeng dan merengek di hadapanmu ya! Aku percaya di mana pun kamu berada, bayanganmu akan terus di sana. Ketika aku di...

Don't You Know, or You Try To Hide The Truth?

Tuesday, July 22nd 2012 Sebenarnya kamu tahu yang sebenarnya atau pura-pura tidak tahu untuk menepis perasaanmu? Aku bingung! Katakan apa yang sebenarnya kau pikirkan! Jangan sembunyikan itu dariku. Tolol! I don't and can't understand you at all. When I try to hide from you, I don't know how do you make me believe that I can't hide. But, when I try to show you my best, you hide, you go, you leave me alone in a riddle! Sebenarnya apa yang kau mau? Jika kau ingin aku menghilang, baik. Dalam sekejap matamu aku akan menghilang bersama kabut gelap agar kehidupanmu tenang tanpa diriku. Mitarashi Hana

Hari-Hari Tanpa Jadwal

Monday, July 21st 2014 Getting bored... Missing you again... But try to hide it... Besok di sekolah, kau tidak akan ada di sana untuk menyapaku, menjahiliku, atau sekedar berbasa-basi denganku. Namun bayanganmu selalu ada di sana, membuatku diam-diam menyimpan rasa kesedihan ini sendirian. Seandainya masih ada kamu di sana, setidaknya liburan akan sedikit menyenangkan karena aku tahu ketika aku kembali ke sekolah atau lewat di depan dormitory , siapa tahu kau akan meneriakkan namaku hingga mata kita bertemu. But you're not there, you are too far away to be imagine... Deeply inside, I'm getting hurt to lose you... I've never felt something like this before, until you come and now...going so far away... Sahabat kita memang tidak banyak membantuku. Sesekali saja dia hanya ingin membantu. Sudah kubilang berapa kali how special you are sampai membuatku merasakan sesuatu yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Aku tahu, kau memberikan sensasi l...

Good Bye, Mr. Simple

Saturday, July 19th 2014 Good bye, have a nice flight... Aku masih ingin berharap aku bangun. Ini hanya mimpi. Tidak, pasti tidak terjadi. Aku tidak mungkin terpisah secepat ini denganmu, kan? It's not a dream. It's reality... Ini bukan perpisahan selamanya. Mau kau ada dan tidak ada, hidupku akan terus berlanjut dengan episode-episode lainnya. Meski aku menangis, meski aku merasakan hal yang blue , meski aku berusaha diam, aku tahu betapa sulit membiarkanmu untuk berlalu begitu saja. Namun aku tahu ini semua skenario-Nya. Inilah rencana-Nya atas kita, semua pasti ada tabir di baliknya.  Aku ingin kau tetap di sini, bersamaku... Aku ingin kau tetap di sini, bersaing denganku... Aku ingin kau tetap di sini, berangan-angan bersamaku... Rencana Tuhan lebih indah daripada yang kita tahu, kan? Kita lihat saja, apakah ternyata kita terus bersama-sama nantinya atau ini yang terakhir... Good bye, Mr. Simple I'll stay here for you ...

A Letter For The World

For all men and women in all around the world, It's nice to know that you all are enjoying World Cup in Brazil recently. I enjoy it too. My favorite team is Netherlands, same as my family.  But today I want to tell you something. It's more important than World Cup that we watch. First, let me introduce myself. My pen name is Mitarashi Hana and I live in the country which has the highest moslem population in the world. And here, in my letter for you all, I want to tell you a really important thing. It's about our brothers and sisters who live in Gaza, face the war every day with Israel, for one thing: Al - Aqsha, the land which protected, even by their souls.  I'm here to tell you that it's the time for us to open our eyes. I feel conscious, why there is no television program or news which report about Gaza condition now. Israel attack them once again, the children die one by one, and every day they must ready to face their brother's or sister'...

Man In My Mirror

Friday, July 4th 2014 Aku teringat kejadian semalam saat aku menulis jurnalku. Saat sedang memikirkanmu di malam hari yang tenang. Aku menulis banyak hal: hobiku, kesukaanku, ketidaksukaanku, dan lain sebagainya. Ketika akhirnya aku menyadari ada sesuatu yang menjadi faktor kedekatan kita. Do you realize it? Hanya sedikit perbedaan di antara kita, tapi itu tidak pernah menjadi masalah besar. Hanya sesekali jadi bahan bualan semata. Tidak pernah menjadi pembeda besar antara kita, ya kan? Sadarkah kau sebenarnya kita sama? Kamu pernah bilang bahwa kamu menyukai drama Korea. Aku pun begitu. Well, asal kau tahu saja, negeri gingseng itu benar-benar keren di mataku dalam sebuah drama. Bagaimana cara mereka memperkenalkan budaya asli mereka lewat drama Saeguk atau drama Saeguk yang bercampur kehidupan Korea modern sekarang, sejenis Rooftop Prince, Queen In-Hyun's Man, Princess Hours, dan My Love From Another Star. Begitu kau bilang bahwa kau menyukainya juga, aku sed...

Mr. Simple and Miss Boyish

Wednesday, July 2nd 2014 Ada dua kejadian yang bisa aku peringati tanggal 1 kemarin. Tanggal 1 Juli dua tahun lalu, rekor sejarah pertama yang mencatat bahwa Mitarashi Hana punya seseorang yang disebut pacar dan dia adalah sahabatku sendiri saat aku masih ikut OSN. Namun akhirnya berakhir pada Januari 2013.  Dan kejadian kedua adalah...saat aku chatting bersamamu. Iya, kamu! Lagi-lagi kamu. Mr. Simple yang hobi banget foto selfie di mana-mana. Ingat tidak waktu kita ikut kemping bertema English, kau membuatku tak bisa lama-lamaan selfie sama Mama karena kau keburu merebut Mama dariku untuk kau ajak selfie berdua? Menyebalkan. Aku tahu sebenarnya bisa saja aku meminta selfie bersamamu dan Mama, selfie bertiga, tapi mana mungkin? Apa reaksi teman-temanku nanti? Mungkin mereka serempak bakalan bilang, "Ciee..." dan aku sudah bosan disudutkan dengan reaksi itu. Well, kembali ke cerita kita, Mr. Simple. Aku senang kemarin kita chatting (padahal kayaknya kita udah ...

I Remember All Things, Hehe...

Good morning for you Happy fasting! Hey, tahu tidak? Kamu banyak sekali melakukan perubahan. Aku masih ingat hari pertamaku di SMA saat pertama kali ketemu kamu. You're so geek! Culun abis! Jangan kira aku sudah lupa. Cewek-cewek yang dulunya naksir kamu akhirnya menjauhi kamu, nggak jadi naksir. Kenapa? Kamu 'kemayu' sih. Aku sendiri? Well, kasusku yang agak aneh. Awalnya aku naksir sahabatmu, bukannya kamu. Banyak orang mengira aku naksir kamu dari awal, padahal sebenarnya tidak. Hanya gara-gara aku nggak akrab sama sahabatmu, sih, akrabnya malah sama kamu. Kita ketawa, bercanda, ejek-ejekkan, tapi saling dukung dan motivasi. Akhirnya...aku malah suka padamu. 31 Agustus 2013, semuanya dimulai dari hari itu. Aku ingat semuanya, semua kejadian yang melibatkan kita, baik yang memalukan, menyedihkan, menyenangkan, lucu, kocak, dan lain sebagainya. Mulai dari saat cokelatmu ditolak sama cewek yang kamu suka saat itu (dan saat itu aku merasa....aku memenang...

One Special Post: It's About Me

Aku yakin kamu udah bosan dengar ceritaku. Ya, kamu. Kamu yang selalu jadi temanku bercerita tentang mimpiku. Namun banyak sekali hal yang kamu ga tahu. Pertama, kamu mungkin hanya tahu aku suka Korea. Kamu protes keras ketika aku ingin nyetel lagu, takutnya Korea semua dan kau tidak menyukainya (padahal aku tahu dulu kamu di SMP adalah penggemar Super Junior, keke...). Sebenarnya aku paling suka musik instrumental, bukan Korea. Lagu favoritku, baiklah, itu semua lagu-lagu Asia. Namun selera musikku tetaplah instrumental. Aku sangat menyukai cover biola yang dibawakan Jung Sung Ahn di Youtube atau instrumental gitar yang dibawakan Sungha Jung. Atau...mendengarkan River Flows In You yang dibawakan oleh Yiruma. Aku tahu kamu suka sekali nonton video di Youtube, menonton MV lagu-lagu Western. Sementara aku, duduk terpana mendengarkan suara biola, gitar akustik, dan piano. Kedua, tahukah kamu aku pernah belajar piano? Aku bisa memainkan piano meski baru dasar. Temankulah yang ...

One Special Post: It's About You

Kamu. Ya, lagi-lagi kamu.  Kita sudah saling kenal sejak hari pertama orientasi di SMA dan lucunya, saat itu kamu masih terlihat konyol dan aneh. Aku pun, dulunya, adalah seorang yang terlalu meledak-ledak. Namun rasanya semua mulai berubah. Baiklah, aku berandai-andai saja kamu membacanya. Namun, jangan salah. Sebenarnya aku tidak akan pernah menunjukkan tulisanku ini pada siapa pun. Termasuk kamu. Saling ejek, saling lempar joke , bahkan akhirnya menyadari kita memiliki passion yang sama. Sesuatu yang, kau tahu kan, akan membuatmu melakukan segala cara untuk meraihnya. Aku memiliki itu juga. Di bidang yang sama denganmu. Dan sudah kuputuskan, aku selalu ingin di atasmu. Kamu. Kenapa kamu selalu membuatku salah tingkah sendiri? Kamu selalu berhasil membuatku menjerit-jerit di lantai dua saat salah seorang temanku mengancam akan memberitahukan apa-apa saja yang kusimpan sendiri tentang kamu. Selalu kamu. Momen favoritku adalah saat kita ikut lomba yang sama...

My Daydreaming

Monday, May 26th 2014 It's just like my imagination to see you gathering beside me Ya ampun, baru saja kemarin kita kembali menunjukkan passion kita. Baru saja kita tertawa bersama-sama, menertawakan betapa bodohnya aku bisa memberikan segalanya...tertawa bersamanya...hey, dia bukan tipeku! Dan roda memang berputar. Kali ini dia yang berdiri di atas. Aku di bawahnya. Namun aku tak akan pernah lupa bagaimana dia tertawa gembira merayakan kemenangannya. Bahkan, bodohnya, dia terus melihat namanya yang terpampang jelas di papan, seakan-akan takut ada yang mengganti namanya di papan itu. Baka! He can't stop do anything stupid . Namun kenapa aku malah tertawa? Sekali pun aku menangis, tapi rasanya tangisanku itu berhenti ketika aku ingat...sebelumnya dia pernah melonjak-lonjak iri ketika aku maju ke depan, tersenyum, melakukan selebrasi kemenanganku yang pertama. Aku bahagia, dia mencibir iri tapi larut dalam kebahagiaanku karena...percayalah, kemenanganku saat it...

When The Clouds Singing Their Song

Well, I'm not a great person at all. Even after I became a winner on that glorious day. No, if you ask me, I will never say it's full of happiness. Jadi seseorang yang menang itu emang seru. Hello, aku yakin semua orang itu pingin jadi pemenang yang hebat. Namun, memenangkan sesuatu di depan orang yang sama-sama memiliki passion yang sama? Well, beda cerita. Aku menang di depan matanya, aku berdiri dan tertawa sebentar. Itu hanya memastikan apakah aku sedang daydreaming atau tertidur di alam mimpiku sendiri. Ternyata...tidak. Ini kenyataan. Ini apa yang aku lihat. Bukan imajinasiku, bukan pula halusinasiku. But, I never feel happy . Bukan karena kurangnya hatiku untuk banyak-banyak bersyukur. Hanya saja...ada banyak hal yang membuatku merasa, kebahagiaan ini hanya sesaat saja. Aku menatap awan. Mereka semua putih dan berjalan beriringan di langit. Begitulah aku sekarang, berjalan di antara sekumpulan orang yang tertawa, tertawa dan tersenyum bersama merek...

Your Attitude and My Special Top Secret

Sunday, March 30th 2014 Is it only my feeling? Or have you already realize? Nope, I never think that someday you will realize it Let it be a secret until the end of the story... Let me know will you put your heart inside or outside Untuk setiap hariku akhir-akhir ini aku hanya mengetahui dia lewat kabar burung. Aku tak tahu aku harus menanggapi apa perasaan ini. Sungguh, aku hanya bisa menebak-nebak Namun, kau sukses membuat kaum hawa terpana, batinku. Mereka mulai mengetahui tempat rahasia di mana aku biasa melihat sisi positifmu. Mereka mulai mengerumuni tempat itu, meminggirkanku yang sedang duduk diam seperti biasa: mengagumi sisi positifmu. Seseorang, tolong aku hentikan mereka. Aku hanya ingin tempat ini menjadi milikku seorang. Aku suka tempat ini. Tempat di mana hanya aku yang mengetahui tentang dia. Tempat di mana hanya aku yang bisa mencegahnya berbuat rebelling . Itu hanya boleh jadi tempatku! Maafkan atas hati kecilku yang benar-benar egois....

Such An Interesting Life

Sunday, March 2nd 2014 I hope they will understand. Aku hanya teringat beberapa guru dan seorang sahabatku tertawa bersama sesaat sebelum aku kembali ke tempat di mana aku dilahirkan. Tersenyum, mengingat aku berada di kota yang asing bagiku sebelumnya. Tersenyum lagi, mengingat aku beruntung memiliki sahabat di kota asing ini. Hanya saja...aku merasa beberapa bagian dalam hidupku masih belum seindah hari ini. Jika diibaratkan hatiku ini seperti bumi, maka kau akan melihat di beberapa belahan cuacanya cerah, tetapi di belahan yang lain cuacanya mendung, bahkan hujan. "Proud of you," Aku hanya tersenyum mengingat Mr. X yang menulis di bukuku. Berharap saja semoga aku bisa menebak siapa identitasnya. Sayangnya aku bukan mata-mata handal. Ketika bus membawaku pergi dari kota asing tersebut, pikiranku melayang-layang akan Mr. X di bukuku. Apakah itu kamu? Kamu yang selama ini diam-diam menyusup halus dalam pikiranku? Atau...jangan-jangan...itu si secret admirer baru?...