Hey, hello! (emang rap-nya Sakurai Sho di lagu Kokoro no Sora xD)
Sabtu kemarin aku dan teman-temanku baru saja dilantik sebagai pengurus Luminous, singkatan dari Alumni of United ABBS. Wiew, amanah besar yang insya Allah kita jalankan selama dua tahun. S-e-m-a-n-g-a-t!!
Omong-omong, banyak banget ya yang udah keliatan banget apa ambisinya pas kuliah. Aku jadi mereka sih bakalan menyembunyikan rapat-rapat apa ambisiku. Aku punya, cuma menurutku terlalu berbahaya jika show off sekarang. No, no, no, ini bagian dari strategi politik, ahahahaha. Iya, serius deh! Ini satu-satunya strategi yang aku lakukan agar tidak didekati golongan mana pun selama masa awal, baik golongan kanan maupun golongan kiri. Oke, tahan dirimu. Biar aja mereka keluarin semua ambisi mereka di status, tetapi kamu jangan. Stay mysterious.
Setelah pembekalan dari Mr. Iyad, aku diskusi sama Mr. Izz, tapi Mr, Dimas sumpah rese pake acara interupsi (bagus emang ngingetin salat, tapi ga usah pake bilang sama Mr. Izz buat ninggalin aku sendirian keles, Sir). Lewat Mr. Izz, aku sadar betapa berat fakultas yang baru kupilih ini, tetapi sebenarnya aku saaa....ngat beruntung karena nggak jadi milih S1 Ilmu Politik di Unnes dulu. Aku bisa, aku bisa. Let's do what I ever did. Bukannya pernah baca referensi ratusan halaman dulu buat lomba debat?
Sejak masuk SMA, aku udah bersiap dengan dunia perkuliahan. Pertama, buat nggak bergantung sama guru. Apa-apa belajar sendiri, minimal buat mapel kesukaanku. Aku harus maju selangkah, dua langkah, tiga langkah dari teman-teman seprodiku. Aku udah bersiap tutup kuping, pura-pura nggak denger, kalo ada celotehan yang sebelas dua belas kayak di SMP dulu. No, I don't care what you think of me, what you think of how my look is, dan aku juga nggak ngurusin kehidupan kalian. Buat apa? Menghabiskan waktuku saja.
Bukan apatis, ini lebih kepada jaga hati biar nggak baperan kayak SMP dulu. Nope, nope. Jangan pikir aku yang sekarang sama dengan aku enam tahun yang lalu. Aku perlihatkan ke kalian semua betapa tangguhnya aku yang sekarang.
Aku nggak peduli dengan apa yang teman-temanku katakan tentang jurusan dan fakultasku yang elit lah, ini lah, the most important adalah aku akan tetap bersama mereka. Bukan berarti dengan masuk fakultas yang dianggap elit bisa mengubah semuanya, bukan? Aku tetap Anissa Antania Hanjani yang sama, yang cerewet, yang kadang-kadang nyablak, yang kalo manggil orang yang udah dikenal dekat bisa seenak jidat. And of course, apapun itu, aku akan tetap bantu mereka semampuku. Kan aku anak Luminous juga. Haha.
So, ayo kita buktiin ke orang-orang yang enam tahun lalu mulutnya nyablak banget kalo ngatain aku. Haha, cuci omongan mereka aja deh yuk, nggak usah bales bully.
Sincerely yours,
Anissa Antania Hanjani
Komentar
Posting Komentar