Selasa, 31 Mei 2016 adalah hari yang penuh warna. Selain SBMPTN, ada cerita baru yang kutulis dalam pikiranku. Hari itu untuk pertama kalinya aku membawa seorang teman laki-laki ke rumah. Cuma teman, beneran. Eh, tapi Mama mikir kejauhan. Dipikir kayaknya bentar lagi punya menantu dokter (soalnya temanku itu kuliah di FK semester dua) Aku nggak kaget Mama mikir gitu, meski geli juga, soalnya itu pertama kali aku membawa teman laki-laki ke rumah, plus aku membawanya di usiaku yang dua tahun lagi akan 20 tahun. Wajar aja, sih.
Ujung dari kejadian itu adalah...apalagi kalau bukan ngobrolin pernikahan. Meski beda persyaratan, aku dan Mama sama-sama mencari yang terbaik dan hal itu nggak harus sekarang. Bisa jadi jodohku di kampus atau tempat kerja, kan? Mama Papa aja berjodohnya karena dikenalkan. Kemungkinan masih sangat terbuka.
Apapun itu, insya Allah bakal jadi yang terbaik, deh. Sekarang mending kuliah dulu aja. Perkaya wawasan dan ilmunya, terus kerja, baru deh nikah.
Btw, aku nulis gini bukan karena udah ngebet, ya. Please, masih lama! 😂😂😂
Sincerely yours,
Anissa Antania Hanjani
Ujung dari kejadian itu adalah...apalagi kalau bukan ngobrolin pernikahan. Meski beda persyaratan, aku dan Mama sama-sama mencari yang terbaik dan hal itu nggak harus sekarang. Bisa jadi jodohku di kampus atau tempat kerja, kan? Mama Papa aja berjodohnya karena dikenalkan. Kemungkinan masih sangat terbuka.
Apapun itu, insya Allah bakal jadi yang terbaik, deh. Sekarang mending kuliah dulu aja. Perkaya wawasan dan ilmunya, terus kerja, baru deh nikah.
Btw, aku nulis gini bukan karena udah ngebet, ya. Please, masih lama! 😂😂😂
Sincerely yours,
Anissa Antania Hanjani
Komentar
Posting Komentar