Langsung ke konten utama

Faifda

Ada satu orang lagi yang membuatku selalu berpikir, "Ah, syukurlah aku bertemu dengannya,".

Faifda Fatmawati Sholekhah. Jurusan D3 Manajemen Pemasaran. Sama seperti teman-temanku sebelumnya, dia tipikal orang yang bakalan sering dipanggil ukhti. Tidak, itu secara penampilan saja. Namun, isi kepalanya berbeda. Dia cerdas, seribu kali pun dia mengelak kalau dibilang begitu, aku akan tetap bilang dia cerdas. Kenyataannya begitu, kok.

Ada sensasi yang tidak pernah kurasakan sebelumnya ketika sedang bersamanya. Pertama kalinya aku ingin meluangkan waktu di tengah kesibukanku untuk mengobrol dengan seseorang adalah ketika mengenal Faifda. Usai tugas, kuliah, organisasi, dan lainnya, ada beberapa waktu di mana tiba-tiba terpikir, "Ah, Faifda luang nggak ya? Aku ingin makan dan ngobrol,".

Kenapa makan dan ngobrol? Waktu makan ketika duduk satu meja, orang akan cenderung cerita semua yang dialaminya. Orang cenderung lebih terbuka ketika duduk di meja makan dengan orang yang dia percaya. Alasan klasik, tetapi itu yang jadi sebab kenapa waktu luangku dengan Faifda selalu makan dan ngobrol. Selain karena kami sibuk, itu juga lebih praktis.

Hm, kurasa aku bersyukur bertemu Faifda. Sangat. Ketika sudah penat dengan aktivitas, entah kenapa capekku hilang kalau ngobrol dengannya. 


Yours,
Anissa Antania Hanjani

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The World of Ask.fm

Well, liburan ya? Aku lebih banyak mengisi waktu di rumah buat main game, buka ask.fm, dan ini nanti sore mau ngerjain tugas. It's me, tapi versi malas. Kalau versi rajin, hari ini THR (Tugas Hari Raya hoho...) udah kelar semua kali ya? For me, myself, aku lebih suka buka ask.fm sekarang buat liat orang-orang rada freak yang answer-nya seolah-olah bakalan mati 100 tahun lagi, orang-orang yang saling tebar nasihat, atau sekedar answer gaje teman-temanku. Kalau iseng aku juga bakalan ask seseorang, tapi itu biasanya orang tertentu doang sih, kalau aku ga terlalu kenal macam Dziban, Thariq, Kuntoro, dan Ikal, the popular boys at school, aku nggak mau macam-macam. Bukan karena takut sama mereka (what for, please?), tapi karena aku paling nggak suka mengurusi kehidupan orang lain. Nggak ada untungnya buatku. Hal paling berkesan waktu main ask.fm malah terjadi kemarin. Aku iseng baca-baca answer-nya Muhammad Alvin Faiz, anak Ust. Arifin Ilham, salah satu da'i kondang di Indo...

K.A.M.U.

(Tulisan ini, kali ini mungkin sampah banget karena aku sendiri menganggap topiknya adalah sesuatu yang paling nggak penting dalam hidup. Tentang hati. Tentang perasaan. Tentang aku suka sama seseorang. Namun, tetap aja nggak tahu kenapa sekali ini aku pingin cerita. Semuanya) Adalah suatu kehormatan bisa mengenalmu. Aku senang sekali. Sosokmu adalah yang benar-benar bisa dibilang berbeda, lebih baik, dan lebih menjanjikan di masa depan kelak.  Kamu adalah sisipan topik yang paling sering dibicarakan. Namun, di lain sisi, kamu adalah topik paling tidak penting. Paling menyebalkan. Aku nggak suka pikiranku tiba-tiba teralih hanya untuk menebak-nebak apa yang sedang kamu lakukan, bagaimana keadaanmu, dan lain sebagainya. Layaknya orang normal yang jatuh cinta. Bah, itu menyebalkan. Kita sama-sama sudah besar, pikirkan urusan masing-masing, begitu galakku terhadap bayangan tentangmu. Aku bangga karena bisa berada di sekitarmu. Di lingkaranmu. Namun, di satu sisi aku juga ...

True Self

Minggu, 15 Oktober 2017 "...sebenarnya banyak sih yang ngomongin kamu di belakang waktu itu, tapi aku juga nggak suka kamu di-judge seenaknya gitu,". "...". "Waktu terakhir main ke sana sih guru-guru juga pada bilang, 'Antania sekarang berubah banget setelah masuk HI,',". "..." * * * Selasa, 5 Desember 2017 "Aku pergi dulu ya ke rumah Ayu!" sahutku dari pintu belakang. "Aku ambil sendiri uang sakunya,". Ini adalah minggu-minggu ujian semester. Aku dan Ayu memutuskan untuk sering belajar bareng. Aku bukan tipikal orang yang biasa belajar di rumah, sih. Beuh, yang ada malah tidur aku kalau di rumah. Meja belajar sama kasur jaraknya cuma dua langkah. Aku menatap kontak WhatsApp-ku sebelum berangkat dan tertegun melihat beberapa kontak yang hilang dari daftar, lalu memutuskan kembali ke kamar sebentar untuk mengecek nomor yang perlu ditambahkan. Ah, aku baru saja ganti HP dan nomornya y...