Rabu, 21 Januari 2015
10.11 AM
Surakarta, Indonesia
Sudah hampir satu setengah tahun hidup terus berjalan di sekolah menengah. Rasanya hangat, hampir keseluruhan.
Ketika aku melirik ke arah beberapa sticky note yang berjejer rapi, tak bisa kutahan rasa geli. Oh, aku sudah berubah. Sangat banyak berubah. Haluan musik yang dulunya ngikut siapa saja, akhirnya bisa berhenti di suatu grup musik didikan Johnny Entertainment di Negeri Sakura, dengan hits-nya yang luar biasa positif.
Aku lalu memandang ke arah lemari kaca. Dulu pialaku hanya satu. Bentuknya mungil, berwarna putih, terbuat dari marmer. Seingatku piala itu punya kenangan istimewa di mana aku berfoto dengan sahabat terbaikku di acara makan malam dengan walikota. Sekarang piala itu sudah punya teman yang berkebalikan dengannya. Bentuknya tinggi dan mungkin tidak semahal si mungil harganya. Dan...dia juga punya kenangan istimewa. The 1st winner of English Debate Competition.
Aku memandang ke sekelilingku. Apa yang kulakukan? Oh, buku-buku, soal-soal, peta-peta, artikel-artikel, dan masih banyak lagi beberapa klip.
Lambang prestigius untukku, ketika teringat ajang itulah yang membuatku pertama kalinya punya sahabat, kawan seperjuangan, geng aneh, dan kenangan-kenangan paling indah: Olimpiade Sains Nasional.
Dan ini yang terakhir, seumur hidupku.
Ternyata aku bertransformasi. Entah transformasi itu membawaku seperti apa, yang jelas aku merasa bahwa...hidupku jauh lebih bahagia dibanding sebelumnya. Aku bahagia, ya, bahagia. Seperti apa bahagia itu, tak bisa kujelaskan. Hati dan pikiran jadi satu, bukankah itu juga bahagia?
Mitarashi Hana
Komentar
Posting Komentar